Sasando, Alat music tradisional asal pulau rote

masih ingat uang ini?

Screen Shot 2015-08-20 at 6.59.50 PM

yep, bener. ini adalah sasando. Dulu teh ya, kalo nerima duit ini pas lebaran, berasa jadi juragan. Cuma butuh beberapa lembar uang ini untuk dapet tamiya gokey. atau dibeliin pestol2an.

tadi melihat bahasan sasando di artikel ini (7 alat music tradisional asal indonesia), along with other tradisional instruments comes from indonesia. and of course the list including angklung and gamelan in the list. There are also Tifa, musical instrument that work if you blew it. talk about Tifa, i reminded to a character from final fantasy. tifa lockheart. and talkin gabout final fantasy, in several years from now, there will be a film remake about final fantasy 7. wow, 10/10 would watch!

tadi melihat

Advertisements

Daftar Selebritis Amerika Yang Beragama Islam

Dari artikel yang gw baca disini –> (baca: artis dunia di amerika yang masuk islam), ternyata ada banyak selebritis amerika serikat yang beragama islam. Gile cuy, negeri paman sam, negeri kebebasan, ternyata juga memberi ruang berkembang untuk agama Islam. Seenggaknya ada 7 kalau di artikel itu bilang.

Entah ya apakah mereka practiced moslem (taat gitu) atau enggak ya, tapi seenggaknya ya gw kaget aja. Utamanya orang ini nih. ICE CUBE!!

Ice Cube adalah artis amerika beragama islam

ta’ kutipe langsung yo:

Apakah kamu penyuka minuman dingin? Ya, pasti tidak asing dengan Ice cube, sebab itulah yang membuat minuman menjadi segar. Whoo, Stop! Sayangnya kita tidak sedang membahas Ice cube (es batu), apalagi Milkshake. Kita sedang membahas salah satu aktor muslim Amerika, yaitu O’shea Jackson yang memiliki nama panggung Ice Cube. Apa mungkin dulu ia senang mengemil es batu? I don’t know. Karir Ice Cube dalam industri hiburan Amerika terbilang sukses, selain membintangi film-film Holywood, ia juga sukses dalam dunia musik. Dalam dunia musik, ia telah sukses mendapatkan tiga penghargaan. Film-film yang ia bintangi pun terbilang sukses, diantaranya Anaconda, 21 Jump Street, 22 Jump Street, dll. Total ia telah membintangi lebih dari 30 film. Ice Cube masuk Islam sejak tahun 90’an dan menyebut dirinya sebagai natural muslim.

Wow.. Ice Cube kan rapper yang lumayan keras waktu mudanya dulu. dan gw ga ngerti juga maksudnya natural muslim apaan. yaudahlah ya. sebagai pengingat aja buat kita-kita, bahwa Islam itu agama rahmatan lil ‘alamin. ada di seluruh alam. jadi ya mo di ameriksa, belanda, indonesia, jepang, ya semangat berislam harus terus dijaga.

 

Emir Anak Kemang Ngochol

image

Emir yang anak kemang lagi pose ganteng maksimal di acara opening suatu hotel

Dahulu kala, ketika pengumuman SPMB, saya melihat sebuah nama.. Muhammad Gentina. Anak ini lulus SPMB dgn fakultas dn universitas sama dengan saya. Kebetulan, nama nih anak deketan ama nama saya d pengumuman itu. Saya udah niatkan untuk kenalan, dengan bilang “halo mas, salam kenal, saya kenal mas dari koran pengumuman SPMB”. Sounds weird. Hahaha..

Setelah masuk kampus, ternyata diketahui Gentina memilih masuk UGM. Hilang 1 calon teman. Hilang 1 muncul seribu. Ini bener kejadian, akhirnya saya kenal dengan seorang kawan bernama Muhammad Emir Ferdian. Absen Kampret Anak yang satu ini namanya persis d atas nama saya. Berkat emir, saya akhirnya bisa bawa mobil, gara2 dia pernah ngijinin saya bawa mobilnya keliling kampus.

Emir ini, anak tajirun, tapi geje. Untungnya dia geje, jadi ada kesamaan antara saya dgn kampret anak ini. Penampakan borjuis, gaya ngomong proletar. Penuh kontradiksi lah. Nah, sekarang Emir ini kerja d PLN. Belakangan  saya ketahui, doi jadi tukang tagih listrik. Dan gajinya dua digit cing. Yang saya salut, nih anak true learner. Setau saya, dia gak pernah ngerjain web2an wkt d kampus, tp sekarang doski bs buat http://www.plnprimaselatan.com. Modalnya buku joomla yg dijual di gramed. Gokil bin kampret.

Karya adalah tanda2 kegantengan. Oleh karena itu wajar kalo emir gw nilai sudah masuk level kampret ganteng banget. Emir Ganteng Banget. Hoek hoek hoek..

Fokusnya Seorang Polisi Lalu Lintas

Friderica Widyasari Dewi BEI

Menuju Jalan Dewi Sartika

Ini adalah hasil jepretan saya waktu boncengan ama Eric. Eh, nemu momen cakep, polisi lagi ngobrol ama orang yang di tilang. Tadinya mau dapet angle yang bagus. Tapi sayang, ada motor yang ngehalangin. Hilanglah momen polisi ngobrolnya.

Tapi saya dapet satu momen baru. Bahwasanya polisi tidak akan repot-repot menilang orang yang gak pakai helm, kalau si polisi sedang bertugas menindak pelanggar lalu lintas yang lain. Bukan berarti si polisi tidak melihat pelanggar yang lain, tapi si polisi sedang praktek ilmunya Daniel Goleman.. FOCUS.

Dengan adanya Fokus, maka kita bisa menyelesaikan satu objek pekerjaan secara lebih efektif, dan efisien tentunya. Bayangin kalau si polisi gak fokus. Lagi nanganin satu, eh jail gerak-gerak mo nangkep yang lain. Itu bisa-bisa yang lagi “diproses” malah kabur. Tapi ya namanya polantas pasti pinter lah ya, makanya belon apa-apa dia udah minta SIM atau STNK kita. ya biar gak kabur.

Selain itu, polisi gak akan genit nangkep-nangkepin orang kalau kejadiannya sedang macet parah. Polisi akan fokus melancarkan lalu lintas terlebih dahulu. Penanganan macet, itu adalah prioritas polisi. Namun jangan coba-coba ngelanggar lalu lintas di saat macet, tapi kamu jalannya dalam jangkauan tangan dan atau tiga langkah si polisi. Karena polisi tidak akan ragu-ragu menyergap para pelanggar lalu lintas.

Intnya sih, kalau gak mau ditangkep ya jangan ngelanggar. gitu ajah. simpel. tq

Kebiasaan Investasi dan Menabung

Tetiba saja pagi ini saya teringat kata-kata pak Mulyaman Hada pada sambutannya di Halal bi Halal Masyarakat Ekonomi Syariah. Pak Mulyaman menyatakan bahwa ke depan, Indonesia sudah seharusnya berfokus pada sektor riil. UMKM yang jumlahnya sangat banyak memerlukan dukungan dari semua pihak yang ada.

Faktanya, uang yang diputar di sektro riil belumlah terlalu banyak. Investasi yang digulirkan ke masyarakat baik itu level usaha UMKM maupun yang sudah terlisting di BEI tidak sebanyak uang yang tersalur untuk keperluan lain. Bagi UMKM, tantangannya jelas, masih sangat banyak usaha yang tergategori UMKM masuk ke sektor non formal. Kegiatan ekonomi non formal harus di dorong ke arah formal. Tujuannya jelas, karena sektor usaha formal bisa scale up.

Sedangkan bagi jenis usaha yang sudah terlisting di BEI memiliki tantangan berupa mindset masyarakat. pasalnya, masyarakat masih memiliki paradigma saving oriented. PT BEI kini ingin sekali merubah paradigma saving oriented itu ke arah investment oriented. Kalau di mata pelajaran ekonomi SMA, saving itu imbal baliknya bunga. Beda dengan investment yang imbal baliknya adalah profit. Nah, kalau saving di bawah bantal imbal baliknya leher kaku (soalnya duitnya logam semuah).

friderica widyasari dewi uang di bawah bantal

Friderica Widyasari Dewi

Salah satu direktur BEI pernah bilang begini “kami mau switch karakter ini menjadi investment society. Kenapa selama ini masyarakat menjadi saving oriented? karena masyarakat dimanjakan oleh suku bunga perbankan (deposito) yang berkisar 7,5-10 persen” papar bu Friderica Widyasari Dewi.

Kalau di Jepang yak, masyarakatnya lebih terdorong di pasar modal. Kalau di mari mah lebih senang taro di Bank. Ditinggal tidur, uang udah berlipet-lipet. Persis kaya tumpukan lemak di perut. Nah, buat ngebangun kebiasaan berani investasi ini harus dimulai dari kecil. Pendidikan sejak dini penting banget buat diajarkan dari kecil

FRIDERICA WIDYASARI DEWI bursa efek Indonesia

Paman Gober

kalau waktu kecil kita tuh udah dibiasain baca buku Donal Bebek. di Donal Bebek ada tokoh namanya Paman Gober. Kalau saya mah paling inget dari Paman Gober tuh gudang uangnya. Bejibun abis, isinya logam emas semua. Mungkin kalau di zaman sekarang bentuknya logam dinar kali ya. Nah, Paman Gober tuh kelihatannya aja ngajarin nabung. Tapi kalau kita lihat dari beberapa serinya, Paman Gober itu uangnya didapat dari hasil investasi. Dalam salah satu seri, Paman Gober taruh uangnya di tambang minyak bumi. Banyak juga usaha Paman Gober lainnya. Means, Paman Gober dapet duit berupa profit. Ingat, dalam pelajaran ekonomi SMA, profit itu hasil dapet dari apa??? yak benar, Investasi…

friderica widyasari dewi BEI

Misteri Sandal Hilang di Masjid Al Hidayah Depok

image

Malam ini saya akan mengisi suatu acara di salah satu asrama mahasiswa yang ada di Depok. Walau kondisi badan belum fit, dan bahkan tadi pagi gak bisa ke kantor, saya berusaha memenuhi undangan salah satu kawan saya, mas Pyan.

Sesampainya di Depok, azan isya berkumandang. Saya yang baru turun dari kereta meniatkan untuk sholat isya di masjid dekat asrama. Setelah berjalan beberapa saat, sampailah saya di Masjid Al Hidayah yang berlokasi di dekat asrama.

Kondisi saya dalam keadaan telat sudah masuk rokaat tiga. Dengan bergegas saya jadi makmum masbuk, daripada ketinggalan sholat jamaah sama sekali. Alhamdulillah keburu sholat isya “relatif” di awal waktu. Sayapun bergegas keluar masjid dan menuju asrama.

Alangkah kagetnya saya ketika di luar saya lihat sandal saya raib. Saya yang biasanya memakai sandal gunung, untuk alasan kepraktisan, kali ini harus pasrah kehilangan sandal andalan tersebut. Seakan masih tidak percaya, saya susuri lagi bolak balik teras masjid. Harapan saya, saya bisa menemukan sendal gunung saya tersebut terselip di salah satu sudut. Tapi harapan tinggal harapan.

Saya termenung, betapa takdirlah yang kini bicara. Lingkungan di sekitar sini aman. Saya pun sudah menaruh si sandal di tempat yang aman. Tapi takdir berkata lain. Dan di tengah perenungan saya tersebut, akhirnya saya teringat… saya ke Depok kali ini pakai sandal jepit, bukan sandal gunung. Alhamdulillah si sandal jepit masih ngejogrog di tempat sandal dengan rapi.

Tiba-tiba terlintas kata-kata bijak dalam pikiran saya. Kenapa kita merasa kehilangan, pada sesuatu yang sebenarnya tidak kita miliki. Kenapa saya merasa sandal saya hilang, padahal sandal yang saya maksud memang tidak sedang saya bawa. Kenapa di satu waktu saya merasa berat sedekah, padahal rezeki datangnya dari Allah. Kenapa ada pemuda yang merasa kehilangan kekasih, padahal melamarnya pun belum pernah. Kenapa takut berbagi rahasia berniaga, dan takut punya saingan, padahal Allah sudah menjamin rezeki tiap manusia.

Luar biasa, gara-gara sandal “hilang”, hikmahnya bisa ditarik ke kehidupan kita.

Salam Sandal